Vortex flowmeter berawal dari seorang penemu yang bernama Karman Vortex (1912). Prinsip kerja vortex flowmeter adalah dengan menempatkan batang vortex (shedder bar) ditengah tengah dari flow tube dari flowmeter. Pada saat ada aliran fluida yang mengenai batang vortex akan terbentuk gelombang vortex yang proporsional dengan flow rate (laju aliran) dari fluida tersebut. Frekuensi yang dihasilkan oleh gelombang vortex tersebut dideteksi oleh sensor piezo electric. Frekuensi yang dihasilkan proporsional dengan velocity(kecepatan aliran), yang apabila dibagi dengan luas area akan mendapatkan volumetric flowrate (volume).
Saturday, 11 October 2014
Magnetic Flowmeter
Populasi flowmeter yang ada di dunia lebih sering kita lihat adalah tipe magnetic flowmeter. Karena tipe ini cukup handal dan mudah untuk maintenancenya apabila tidak ada masalah maka akan tahan cukup lama.
Magnetic flowmeter menggunakan hukum faraday untuk prinsip kerjanya yang menggunakan induksi elektromagnet untuk mendeteksi velocity (kecepatan aliran) yang mengalir di dalam pipa.
Coriolis Flowmeter
Asal kata coriolis berasal dari serorang ahli matematika dari Prancis bernama Gustave Coriolis (1792-1843).
Gaya coriolis adalah sebuah gaya yang dihasilkan pada sebuah “U” atau “straight” tube (tabung). Tabung tersebut bergetar atau beresonansi dengan frekuensi tertentu. Dengan asumsi pada saat belum ada fluida yang mengalir, maka resonansi pada tabung tersebut dalam keadaan standard. Otomatis pada saat ada fluida yang mengalir ke dalam pipa tersebut akan terjadi perbedaan frekuensi. Perbedaan inilah yang dideteksi oleh coil electromagnetic sebagai mass flow.
Coriolis flowmeter selain digunakan untuk mengukur mass juga terkadang digunakan untuk mengukur volume atau density. Karena mass, volume dan density saling berhubungan. Sesuai dengan rumus :
M/D = V
M =Mass (kg)
D = Density (kg/m3)
V = Volume (m3)
Flowmeter ini mempunyai akurasi yang cukup baik yaitu 0.1 % untuk liquid dan 0.5% untuk natural gas. Dengan akurasi tersebut terkadang digunakan untuk custody transfer atau fluida yang mengalir adalah untuk dijual kembali ke pihak lain.
Flowmeter
Flowmeter adalah alat untuk mengukur berapa jumlah aliran yang mengalir di dalam pipa. Flowmeter ada beberapa jenis yang ada di dunia instrumentasi. Berikut adalah beberapa tipe flowmeter :
1. Differential Pressure type
b. Venturi tube
c. Flow nozzle
d. Pitot tube
f. Wedge meter
g. V- Cone
2. Mass type
a. Coriolis
b. Thermal
3. Velocity type
a. Magnetic
b. Vortex
c. Ultrasonic
d. Turbine
4. Open channel type
a. Weir
b. Parshal flume
5. Other type
a. Positive displacement
Silahkan tunggu postingan saya selanjutnya mengenai penjelasan beberapa tipe flowmeter tersebut…
Subscribe to:
Posts (Atom)



